Kamis, 28 Juni 2012

#28

fuuuhhhh selesai sudah aku dibuat stres dengan soal-soal seleksi yg sangat kutak bisa. Hari ini adalah Tes SIPENCATAR Tahap 1 STTD. Bisa di bayangin bagaimana alurnya. Ya, sekolah ini hanya menerima siswa-siswa yg berasal dari SMA jurusan IPA/sejenisnya, karena memang tugas-tugasnya nanti berhubungan sama IPA. Tes TPA dilaksanakan dalam satu hari full.
Aku sampai sana sekitar jam 07.00am, lalu langsung ke Gedung OLGA untuk pengarahan tempat ujiannya. Yang memberi pengarahan adalah TNI-AD, bisa dibayangin masih pagi-pagi udah dibentak-bentak aja sama dia. Tapi aku langsung ke bagian atas, dan aku tidak bertemu dengan mereka XD. Sampai di tempat duduk Gedung, langsung sok akrab dengan sesama CATAR nanya nomor ini dimana, asal darimana, daftar mana aja dll. Saat pengarahan kami ngobrol, tetapi aku belum pula tanya siapa nama dia. Nah, pas mau selesai pengarahan, sekitar jam 08.00am baru deh aku tanya nama dia siapa. Nama dia Hendi -kalo ga salah-. dia dateng dari Pacitan, bareng temen-temennya yang berjumlah 4 orang. Dia disini nginap di rumah sodaranya.
Aku pun asal tau, di STTD ini para Taruna-taruni nya kebanyakan berasal dari Provinsi Jawa Timur, disusul Jawa Tengah, DIY. Aku ga ngerti kenapa orang-orang asli sini, asli Cibitung jarang sekali yang masuk kesana, mungkin karena mereka tidak tertarik-alasan formal-.
Nomor Pendaftaranku AA-03-00967. Mau tau berapa CATAR yg ujian di STTD?! Ada 1500++! Banyak kan? Sementara STTD sendiri tidak benar-benar kasih daya tampung yg bejibun. Jumlah itu pun belum semuanya. Belum yang ujiannya di daerah-daerahnya? Ada 12 daerah mungkin. Bayangin aja dulu misalnya 1 daerah ada 350, dikali 12 jadi semuanya 4200 kepala! Plus 1500 yang ujian di pusat. Jadi ada sekitar 5700++an lah. Daya tampungnya juga ga nyampe 400. Berarti kita harus singkirkan jumlah kepala sekitar 15/1anak yang lolos. Dengan berbagai macam seleksi.
Yareyare, Ujian pun berlangsung, aku dapat Gedung di Kantin Merpati -kalo ga salah-  dan apa kupikirkan terjadi. Tempat duduk ujian ku berada di garis paling depan! weeeeengggggggg -motor balap- Dengan berhadapan langsung dengan sekitar 5 pengawas, itu membuatku merasa ENJOY -hikshiks- Soal pun dibagikan, aku tau pasti soal-soalnya adalah IPA. Dan benar saja, soal-soalnya adalah MTK, English, FISIKA. Hah, kupikir yang namanya TPA adalah Tes Potensi Akademik, ternyata Tes Prestasi Akademik! Kita dituntut mengerjakan semua soal itu yang berjumlah 100 butir dengan waktu 150 menit.
Pertama-tama kebayang, aku berdoa dulu semoga aku bisa ngerjain soal-soal IPA ini. MTK ada 40 soal, dan bener, bener banget seperti soal-soal UN yang kalimat-kalimatnya super panjang! Aku sangat lemah di MTK, seperti Bapak PROKLAMATOR kita yg juga lemah di MTK, tapi mau gimana lagi, itu adalah sebuah pelajaran yg sudah wajib aku lalui. MTK aku taksir aku bisa, bisa di bagian MATRIKS doang! soal Matriks ada 2. Eh adalagi yang kubisa, soal yang ada kalimat 'pedagang A membuat Kue basi A sebesar bla bla bla, jika semua Kue berkualitas bagus, berapa kemungkinan keuntungan pedagang dari penjuakan Kue Kadaluarsa tersebut?' Nah itu aku lumayan bisa, tapi yaaaaaa pas-pas-an.
Beralih ke FISIKA, bisa kubilang fisika lah pekajaran IPA yg paling kupahami, lebih tepatnya 'mengerti'. Karena didalam soal-soalnya terselubung jawaban tersirat -tau tersirat?- Jawaban tinggal kuacak-acak saja semua angka-angka yg ada di soal, dan apa yg kucariiiiiii, ya, KETEMU!

Nah sekarang Soal terakhir Bahasa Inggris. Seperti soal UN, English memakan waktu yg lama -berabad-abad tahun silam- soalnya yang banyak wacana membuat aku bingung. Dan satu lagi, soal-soalnya itu banyak yang GRAMMAR ahhhhhh. Aku cocokkan saja dengan perpadanan kata jika di lafalkan pas atau tidak, maka jika pas itulah jawabannya.

Selesai Jam 11.20am. Isitrahat 15 menit. Dan aku pun dapat teman lagi, dia menyapaku terlebih dahulu, beda jika yang pertama tadi aku yang menyapa dahulu. Nama dia Ridwan. Dia orang Rawamangun. Seorang anak Jakarta yg mengadu nasibnya di Cibitung tempat STTD berada. Kita banyak bercerita satu sama lain. Dia sudah mencoba Sekolah-sekolah kedinasan lainnya. Dia beradu nasib di STTD bersama teman-teman sekolahnya. Dia ada teman yg mendaftar STTD, kalo aku tidak ada teman. Tapi lebih enak tidak ada teman yang kita kenal dahulu, karena disini, saat seleksi kita akan bertemu mereka-mereka yang belum pernah kita temui yang akan menjadi teman baru kita. Kita dapat akses dari teman-teman luar kota.

Sekarang Tes TBS. disini soalnya malah mirip TPA, tapi lebih rumit! ada itung-itung luas tanah dalam lingkaran tapi yg diketahui luasnya cuma 1 bagian, sisanya hanya pake Persenan. Disini ada soal Psikotes sedikit, ada tes tentang Pengendalian Dirimu.




BATAR STTD DIIIKA 2012/2013
Selesai Tes, Sholat Dzuhur dulu, dan ngobrol sama Allah minta yg terbaik untuk kedepannya. -Berdoa biar aku bisa setiap waktu beribadah di Masjid STTD- AMIIIINNNN












Selesai aku langsung pulang, aku ngantuk banget, tapi aku sempetin nulis hal-hal macem beginian untuk kalian -iyeks-.
Terima Kasih pengertiannya Blogger.
Wass. Wr. Wb =)

2 komentar:

  1. Maaf kak bisa bagi id line :) mau tanya info seputar sttd, makasih kak sebelumnya :) ceritanya sangat bermanfaat

    BalasHapus