Jumat, 27 April 2012

KRC SAKURA

Tradisi orang Jepang mengapresiasi alam yang indah berlaku untuk bunga sakura. Terlebih karena bunga ini hanya bertahan sekitar 7 hari setelah mekar. Sebagian orang mungkin berpendapat tradisi ini hanya hura-hura karena berada di bawah pohon sakura yang sedang mekar sambil makan dan minum bir dengan teman-teman. Namun, sebenarnya ada suatu kebahagian ketika melihat sakura mekar. Yaitu setelah melewati musim dingin yang keras, akan menyuguhkan suatu keindahan yang memberikan kepastian bahwa musim semi akan segera datang. Ada sebuah kehidupan yang sedang berlangsung. Itulah yang membuat Hanami (tradisi melihat bunga sakura) selalu dinantikan oleh Masyarakat Jepang.


Mungkin tidak banyak orang yang tahu, di Kebun Raya Cibodas sudah sejak lama memiliki pohon sakura. Pada tahun 2007, dalam rangka pengembangan taman-taman tematik di kebun raya ini, maka dibuatlah Sakura Garden dengan jumlah pohon sakura sebanyak 306 tanaman yang terdiri dari 7 (cerasoidas, campulata, costata, jamasakura, lannesiana, xydoensis dan sp. ) sedangkan pohon sakura yang ada diluar Sakura Garden sebanyak 19 tanaman.

Di Jepang, bunga sakura mekar di sekitar bulan Maret-April, yaitu saat menjelang musim semi. Namun di Indonesia, karena Kebun Raya Cibodas memiliki habitat hampir sama dengan habitat asli sakura, ditambah iklim, kontur tanah dan perawatannya yang baik maka memungkinkan bunga sakura mekar 2 kali yaitu pada bulan Januari-Februari dan bukan Juli-Agustus. Menurut Bapak Trisno Utomo, koordinator jasa dan informasi Kebun Raya Cibodas, semua jenis sakura yang disebutkan diatas bisa mekar di Indonesia.

Meskipun ada kesulitan dalam merawat pohon sakura di Indonesia yaitu faktor cuaca seperti hujan, angin dan adanya hama penggerek dan jamur akar, namun berkat usaha dan kerja keras yang dilakukan oleh Kebun Raya Cibodas, bunga sakura dapat dinikmati di Kebun Raya Cibodas tanpa perlu pergi ke Jepang.

 Sumber : http://arifmasduki.blogspot.com/2012/04/bunga-sakura-di-kebun-raya-cibodas.html



Tapi kalo menurut peneliti LIPI yang ada disana :



"Efek Perubahan Cuaca dan Mekarnya Bunga Sakura
yetty28 - 30-01-2012 15:19:14
Cuaca ekstrem melanda Indonesia termasuk Pulau Jawa. Salah satu penyebabnya adalah pemanasan global (global warming). Meningkatnya suhu global diperkirakan akan menyebabkan perubahan-perubahan seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya suhu daratan bumi, dan intensitas fenomena cuaca yang ekstrem. “Berdasarkan perkiraan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) pada tanggal 30 Januari 2012 menunjukkan tinggi gelombang laut maksimum di Wilayah Perairan Laut Jawa 1.5 – 3.0 meter”. Kondisi tersebut berdampak signifikan terhadap perubahan iklim di daratan Pulau Jawa.
Pada pertengahan bulan Januari 2012 cuaca kurang bersahabat terjadi di Kebun Raya Cibodas dengan curah hujan yang semakin tinggi disertai angin kencang menggoyangkan pepohonan yang menjulang tinggi serta membangunkan hewan-hewan yang bermukim di area Kebun Raya Cibodas seperti burung, lutung, dan lain-lain mereka berupaya untuk bertahan hidup. Tidak hanya hewan dan tumbuhan yang terganggu dengan perubahan cuaca yang terjadi, perubahan alam ini cukup mengganggu aktivitas para pegawai KRC menjadi kurang kondusif terutama yang berada di lapangan. “Kegiatan pemeliharaan dan perawatan terhadap tanaman koleksi tetap berjalan tetapi disesuaikan dengan kondisi cuaca”. Ujar Pak Syamsudin selaku Koordinator Koleksi.
Cuaca akhir-akhir ini cenderung mudah berubah dengan cepat, oleh karena itu kami sangat menghimbau kepada seluruh pengunjung dan para pegawai Kebun Raya Cibodas untuk tetap waspada dan berhati-hati apabila angin sedang berhembus kencang dan turun hujan deras.

Senin (30/01/12) Sakura Mekar
Hari ini terlihat berbeda, cuaca di Kebun Raya Cibodas sejak tadi pagi cukup cerah, langit biru dan matahari menampakkan diri walaupun tidak sempurna. Setelah beberapa minggu cuaca mendung dan berangin, tiba-tiba Bunga Sakura memberikan warna dengan mekarnya Bunga Sakura jenis Prunus cerasoides yang berasal dari Pegunungan Himalaya yaitu salah satu koleksi bunga sakura di KRC. Perubahan cuaca yang tidak menentu membuat bunga sakura mekar tidak memenuhi pohon sakura secara utuh. Saat ini Bunga Sakura yang mulai mekar berlokasi di Lingkungan I Vak. I.A (samping Rumah Kaca Anggrek), Lingkungan II Vak.IV.C (belakang kafe atas), Lingkungan I Vak.III.C (depan laboratorium) dll. Semoga cuaca dapat terus bersahabat sehingga Bunga Sakura tidak cepat berguguran, pengunjung dan para pegawai KRC dapat menikmati mekarnya Bunga Sakura siklus Januari-Februari 2012 lebih lama."




Tidak ada komentar:

Posting Komentar